Amando's Daily

This is the Amando's Daily thought

Monday, June 26, 2006

Yesus, Kasihan de Lu 8

Tahun ini gereja katolik di Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) merayakan 200 tahun resmi hadir di Jakarta. Resmi artinya 200 tahun lalu itu sudah ada administrator Jakarta. Gereja Katolik memang mewarisi ketertiban administrasi, seperti kartu keluarga , penataan lingkungan dan wilayah Paroki, sampai ke tingkat Keuskupan.

Dari sisi usia yang telah mencapai 200 tahun , saya rasa gereja Katolik Jakarta juga mempunyai kontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ya paling tidak umat Katolik yang ada di Jakarta dan sekitarnya juga punya kontribusi untuk negeri ini. Tentu kontribusi tidak harus diartikan dengan turun dalam jumlah besar untuk demo di jalanan untuk memperjuangkan sesuatu. Ya cukup belajar menjadi ayah yang baik, ibu yang baik, atau anak yang baik agar tidak menjadi beban bagi republic ini . Umat Katolik dengan caranya sendiri mencerdaskan anak-anak bangsa dengan berbagai lembaga pendidikan. Umat Katolik dengan caranya sendiri menyehatkan anak-anak bangsa dengan berbagai rumah sakit dan poliklinik.


Jadi umat Katolik di Jakarta dan sekitarnya bukan ngekos namun turut memiliki Republik ini.Namun aneh masih ada saja yang alergi dengan Katolik, tentu hanya sebagai kecil saja. Masih ada saja pihak berwajib yang belum memberikan ijin mendirikan gedung tempat ibadah. Bahkan ada yang merasa terganggu dengan kehadiran rumah ibadah atau orang Katolik. ( Hey bung yang mengganggu adalah pikiranmu sendiri !!!)

Apakah ada yang menakutkan dari orang-orang Katolik ? Kita sering membaca di media massa mengenai ketakutan atau fobia terhadap agama tertentu. Semoga umat Katolik dan gereja Katolik tidak menakutkan. Kalau soal aqidah ya itu urusan internal, namun jangan lupa bahwa tiap warga mempunyai hak asasi termasuk memeluk agama tertentu dan beribadah. Ha ha ha semoga tidak ada pihak yang tersinggung. Ini hanya cuplikan obrolan di siang bolong…. Saya pun tak dapat melarang pikiranku atau pikiran orang jika pikiran itu beroperasi. Namun semoga pikiran ini dan itu menghasilkan perilaku yang lebih beradab, bermartabat, berperikemanusiaannnnnnnnnnnn.

1 Comments:

Anonymous Anonymous said...

kita semua tahu d dunia ini umat kristen bisa hidup damai d lingkungan mayoritas umat islam. dan kita berterima kasih atas pembangunan pendidikan dan rumah sakit yang telah dibiayai oleh bangsa barat dari biaya misi-misi mereka. kita orang timur tahu bagaimana sejaranhnya orang barat menjajah dengan sangat jahat sambil menyebarkan agama kristen. hanya anjing2 penjilat, anjing2 bayaran pesuruh yg mau dibayar berperang melawan bangsa sendiri dan negri berisi wanita2 cantik yg matre gila uang yg bisa di pake penjajah..kita tahu mereka yg dekat saja yang dapat menerima ajaran2 mereka. dan kita umat muslim tahu kalo orang barat masih membiayai misi-nisi tersebut untuk mengajak mempengaruhi org non kristen ke dalam agama kristen. dan itu dilakukan melalui sekolah2 dan lingkungan melalui pendekatan dengan bantuan2. ini kenyataan saya merasa karena dulu saya sekolah di xaverius. saya sebagai umat islam jadi dapat mengerti kenapa umat islam merasa takut terpengaruhi oleh beradanya tempat ibadah kristen di lingkungan muslim. kenapa mesti di lingkungan MUSLIM? karena kita tahu bagaimana ajaran INJIL sekarang yang sudah tidak asli lagi (dirubah2 kalimatnya oleh bangsa yahudi yg menghianati nabinya sendiri pada saat Isa/yesus disalib dan juga bangsa roma : untuk kepentingan dan kesenangan mereka agar dapat hidup gampang dan kaya cepat tanpa dibebani ajaran2 kitab Injil yg asli). spt umat kristen barat sekarang telah ajuh dari ajaran mereka, mereka hidup dg tehnologi tapi jauh dari peradaban yg santun drngan alasan kebebasan. semua cara dihalalkan, tapi mereka di ambang kehancuran sekarang. ITU SDH JANJI TUHAN. tTingkat akibat paham hak bebas, kriminalitas yg tinggi d amerika, homoseksual, sex bebas, pornografi, alkohol, narkoba, riba/rentenir dg sistem keuangan Yahudi, bangkang dengan orang tua, pembunuhan semua ada disana. dan penghancuran peradaban di dunia islam dengan cara politik adu domba di irak, palestina dan afganistan. tapi kita umat muslim masih bersukur bahwa masih banyak negeri islam yg damai spt d arab saudi, UEA, Qatar , Oman dll. termasuk Indonesia. Cobalah kembali ke ajaran Injil yang benar, jauh dari alkohol, puasa, sembahyang tidaj cuma 1x seminggu, tidak menyembah berhala/patung yesus/maria, cuma tuhan yg esa tidak berbentuk..apalagi manusia,tidak makan uang riba/rentenir, tidak makan anjing atau babi, berjilbab tidak cuma biarawati, pengampunan dosa tidak bisa dibayar dengan uang, coba cari dan pelajari kitab inil yg asli telah berumur ribuan tahun dengan bahasa yg asli. mudah2an terbuka pikiran dan analisa yg ada. tks.

8:22 PM  

Post a Comment

<< Home